Indonesia Kekurangan Guru TIK

Indonesia kekurangan guru TIK. Hal tersebut disampaikan ibu Maria Widiani dari Dirjen GTK Kemdikbud dalam seminar nasional Meningkatkan kompetensi guru TIK dan KKPI di Aula gedung PGRI DKI Jakarta, Jl TB Simatupang Jakarta.

Data yang ada di dapodik 2017 ada 33.818 orang guru TIK yang ada di SMP, SMA, dan SMK. Seharusnya ada 141.589 orang guru TIK. Indonesia kekurangan guru TIK. Bagaimana mau maju negera ini kalau gurunya saja kurang? Apakah kita akan membiarkan saja peserta didik belajar sendiri tanpa guru yang menemani?

masalah guru tik

Iklan

Akhirnya Nulis Lagi di Blog

Sebenarnya sudah lupa sama blog ini. Sudah 7 tahun tidak diupdate semenjak punya blog professional yang berbayar. Lagi asyik buka email eh nongol tulisan lawas. Judulnya menata diri menjadi guru idola. Jadilah kemudian keinginan menulis di blog ini muncul kembali.

Mau nulis tema apa juga bingung. Jadi nulis aja ucapan terima kasih kepada kawan-kawan yang dengan surprise menyiapkan kue ulang tahun untuk omjay. Terus terang tidak menyangka kalau akan mendapatkan hadiah kue ulang tahun dan hadiah lainnya. Selama ini belum pernah dirayakan, dan hanya di rumah saja bersama keluarga tercinta. Makan-makan bersama istri dan anak-anak.

Akhirnya omjay nulis lagi di blog ini. Hanya 3 aliea saja. Tidak usah banyak-banyak. Ucapan terima kasih untuk kawan-kawan guru yang luar biasa. Semoga perjuangan kita memajukan pendidikan di negeri ini berwujud nyata. Teruslah berjuang dari apa yang kita bias, dan teruslah belajar sepanjang hayat.

0mjay-ultah

Renungan Diri

  1. Renungan diri
  2. Jika sebuah TELUR dipecahkan oleh kekuatan dari LUAR, maka kehidupan didalam TELUR, telah berakhir.
  3. Tapi….
  4. Jika sebuah TELUR dipecahkan oleh kekuatan dari DALAM, maka kehidupan baru telah LAHIR.
  5. Hal-hal BESAR itu selalu dimulai dari DALAM diri kita sendiri.
  6. BAHAGIA itupun timbulnya dari DALAM diri kita sendiri.
  7. Allah tdk pernah menjanjikan bahwa :
    Langit itu akan selalu biru.
    Mentari itu akan selalu bersinar.
    Bunga itu akan selalu mekar.
  8. Tapi ketahuilah, bahwa DIA sering memberi :
    Pelangi disetiap badai.
    Senyum disetiap air mata.
    Berkah disetiap cobaan dan
    Jawaban disetiap DOA.
  9. HIDUP bukanlah suatu tujuan, melainkan Perjalanan, maka nikmatilah.
    HIDUP adalah Ibadah, tunaikanlah.
    HIDUP adalah Tantangan, hadapilah.
    HIDUP adalah Anugerah, terimalah.
    HIDUP adalah Pertandingan, menangkanlah.
    HIDUP adalah Tugas, selesaikanlah.
    HIDUP adalah Cita-cita, capailah.
    HIDUP adalah Misteri, singkaplah.
    HIDUP adalah Kesempatan, ambillah.
    HIDUP adalah Janji, penuhilah.
    HIDUP adalah Keindahan, Syukurilah.
    HIDUP adalah Teka-teki, pecahkanlah.
    HIDUP adalah Cobaan, bersabarlah…
  10. Satu hal yang membuat kita Bahagia adalah CINTA.
    Satu hal yang membuat kita tambah Dewasa adalah MASALAH.
    Satu hal yang membuat kita Maju adalah USAHA.
    Satu hal yang membuat kita Hancur, adalah PUTUS ASA.
    Satu hal yang membuat kita Kuat, adalah HARAPAN (DOA).
  11. Semoga bermanfaat.

Jumpa Siswa Baru dan Mario Teguh

masa Orientasi Siswa Barumasa Orientasi Siswa Baru

Hari ini begitu menyenangkan bagi saya. Mengapa? Karena hari ini Sabtu, 11 Juli 2009 saya berjumpa dengan para siswa baru dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS), dan juga berjumpa dengan idola saya bapak Mario Teguh. Beliau adalah Motivator kondang yang cukup terkenal itu, dan baru saja pulang dari ibadah umroh. Bukan hanya seorang motivator, Pak Mario bagi saya adalah seorang guru bangsa. Saat ini sangat jarang kita temui orang-orang hebat seperti Bapak Mario Teguh. Mampu melayani kita semua dengan kata-katanya yang bijak dan menyejukkan. Enak di telinga, indah di mata, dan teduh di hati.

Pagi ini saya datang ke sekolah cukup pagi. Pukul 06.00 saya sudah tiba di sekolah. Maklumlah hari ini adalah hari pertama siswa baru kelas VII SMP di sekolah tercinta. Saya melihat wajah-wajah lugu dan polos. Mereka adalah anak-anak baik yang siap menerima pelayanan kami di sekolah denmgan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Syukur, dan Sabar).

Ada sesuatu yang membuat saya tertawa geli dan tersenyum sendiri ketika mereka dikumpulkan. Ada yang mempunyai fisik yang kuat, tetapi ada pula yang memiliki fisik yang lemah. Ada yang masih di antar oleh orang tuanya, dan ada pula yang mandiri tidak diantar oleh orang tuanya. Siswa yang seperti ini saya lihat fisiknya jauh lebih hebat daripada anak-anak yang masih di antar oleh orang tuanya.

Omjay sedang mempekenalkan diriOmjay sedang mempekenalkan diri

Apel pagi di mulai pukul 07.00 pagi, dan kepala sekolah memperkenalkan kami para guru. Satu persatu guru diperkenalkan tak terkecuali saya yang endut ini, hehehe3x. Jadi bila ada pembaca kompasiana yang belum tahu bentuk asli saya yang bulet ini dapat melihat saya secara utuh dalam foto tulisan ini, hehehehe. (Narsis nih ye… si Omjay). Mohon maaf agak narsis dikit. maklumlah Blogger sejati, hahaaha.

Sepulang dari acara MOS, kami semua guru diundang oleh Badan Pengelola Sekolah ke sekolah Labschool Kebayoran untuk mendapatkan pencerahan dari bapak Mario Teguh. Seorang Motivator terkenal yang setiap hari minggu malam sering kita tonton acaranya dalam salah satu stasiun televisi terkenal milik bapak Surya Paloh dengan nama Mario Teguh Golden Ways (MTGW).

Mario Teguh Sang IdolaMario Teguh Sang Idola

Senang sekali bertemu dengan sang idola. Bercengkrama dengannya walau hanya dalam waktu yang singkat. Saya sempat berpelukan dengan beliau, dan pak Mario pun ternyata hafal dengan nama saya. Rupanya beliau menganggap saya sahabat lama, karena  pernah kuliah di IKIP Malang, dan membuat saya tersipu malu. Maklumlah ketenaran namanya saat ini membuat kita harus mengagumi beliau sebagai guru bangsa. Kalimat-kalimat yang disampaikannya sangat sederhana dan memikat hati siapa saja yang mendengarnya. Sangat menyejukkan dan membuat kita termotivasi.

Dalam ceramahnya beliau mengatakan, dalam pemilihan capres tahun ini, siapapun nanti yang terpilih menjadi presiden harus membuat diri kita menjadi lebih baik. Karena yang membuat diri kita lebih baik pada dasarnya bukan orang lain, tetapi diri kita sendiri. Hidup ini adalah pilihan dan kita sendirilah yang memilih apakah kita akan menjadi orang yang sukses ataukah orang yang gagal. Presiden terpilih belum tentu langsung membuat kita menjadi orang yang berhasil, karena keberhasilan kita ditentukan oleh diri kita sendiri, dan di sanalah kita tahu di kelas mana kita berada. Kita sendirilah sebenarnya yang memilih kelas kita, hanya mungkin cara yang kita gunakan belum tepat untuk menjadikan kita naik kelas.

Ada tiga hal yang saya dapatkan dari ceramah pak Mario Teguh bahwa hidup ini kita harus:

  1. Meneladankan
  2. Menganjurkan
  3. Mengharuskan
Semoga apa yang saya tuliskan hari ini untuk teman-teman pembaca kompasiana dapat bermanfaat. Mohon maaf bila ada kesalahan. Komentar anda sangat saya nantikan.
Salam Blogger Persabatan
Omjay