Guru dan Instruktur

Guru dan Instruktur
Oleh ; Syam Zaini*
_____________

UUGD No 14 tahun 2005; Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Menurut Ngalim Purwanto (1995) guru adalah orang yang pernah memberikan suatu ilmu atau kepandaian tertentu kepada seorang atau kelompok orang, sedangkan guru sebagai pendidik adalah seseorang yang berjasa terhadap masyarakat dan Negara. Guru adalah petugas lapangan dalam pendidikan yang selalu berhubungan dengan murid.

Jadi, Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah untuk membangun peradaban berkualitas dimasa depan.

Instruktur dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI); Orang yang bertugas mengajarkan sesuatu dan sekaligus memberikan latihan dan bimbingannya; pengajar; pelatih; pengasuh.

Berdasarkan definisi dan pengertian itu, maka paling tidak tergambar persamaan dan perbedaan antara Guru sebagai pengajar, pendidik dan Instruktur.

Pekerjaan seorang guru juga mencakup peran mengajar, tetapi pekerjaan seorang instruktur tidak mencakup semua peran mengajar. Inilah perbedaan utama antara guru dan instruktur.
Instruktur (secara umum) masuk mengajar di saat ada materinya saja, setelah itu maka bisa pulang. Berbeda dengan guru profesional yang mengajar, melatih dan menilai dan mengevaluasi secara terus kenerus.

Seorang guru adalah orang yang mendidik anak-anak di sekolah. Istilah guru biasanya dikaitkan dengan pendidikan dasar dan menengah. Artinya, guru mendidik anak-anak di sekolah dasar atau menengah. Jadi, mereka kebanyakan memiliki anak – mereka yang berusia di bawah 18 tahun – sebagai siswa.

Seorang instruktur adalah orang yang menginstruksikan anda bagaimana melakukan sesuatu. Seorang instruktur mengajarkan keterampilan praktis tertentu. Dia mengajarkan hal-hal praktis, bukan teori. Misalnya, instruktur mengemudi mengajarkan Anda cara mengemudi kendaraan; instruktur menyelam mengajarkan cara menyelam; seorang instruktur bahasa mengajarkan cara berbicara bahasa. Oleh karena itu, istilah instruktur sangat mirip dengan pelatih.

Instruktur istilah menyiratkan posisi sementara. Seorang instruktur dipekerjakan untuk jangka waktu terbatas sampai siswa mempelajari keterampilan yang dia ajarkan. Karena itu, itu bukan posisi permanen seperti guru.

Guru biasanya mengajar anak-anak, Instruktur dapat mengajar siswa dan juga orang dewasa. Guru adalah posisi jangka panjang. Pengajar adalah posisi jangka pendek.

Guru memiliki banyak tugas yang melibatkan pengajaran, memfasilitasi pembelajaran, memantau dan mengevaluasi siswa, dll. Sebagai Instruktur tugas utama adalah mengajar siswa bagaimana mencapai kompetensi standar dalam keterampilan yang relevan.
Guru dapat melakukan peran instruktur. Pengajar belum tentu dapat melakukan peran seorang guru.

Dan yang lebih penting lagi adalah, guru setelah mengajar dikelas tak bisa langsung pulang kerumah sebelum seluruh aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah selesai, sedangkan seorang instruktur selesai mengajar (membawakan materi) bisa langsung pulang.

Pilihan ada pada pendidik; mau bertindak sebagai Guru disekolah atau sebagai Instruktur ??!

Wassalaam…., tabe .🙏🏻🙏🏻

_________

Palu, 16.07.19
*Kepala SMAN 4 Palu.
*Sekum PGRI Prov SulTeng

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s