Guru, Dosen, dan Dokter

Hari ini saya mendapatkan banyak sekali teman baru. Mereka datang ke tempat mengajar saya untuk bersilahturahim. Berbagi ilmu dan pengalaman. Senang rasanya bisa bertemu dengan mereka. Namun, ada yang paling berkesan dengan tamu-tamu yang hadir. Hari ini saya kedatangan dua orang dosen dan seorang dokter muda yang saya kenal di rumah sehat kompasiana.

Sebelum saya cerita tentang kedatangan dokter muda itu, saya ceritakan dulu tamu saya yang pertama. Beliau seorang dosen di salah satu perguruan tinggi terkenal di jakarta (UNSADA). Beliau mengajar bahasa jepang. Saya baru saja bertukar ilmu tentang penelitian tindakan kelas (PTK) dengan beliau. kebetulan beliau sedang mengambil S2 di jurusan bahasa asing pascasarjana UNJ. Namanya, ibu Sri Prastuti. Ornganya ramah dan cepat sekali akrab. Padahal baru dua kali saya bertemu beliau. Pertemuan pertama, ketika saya diminta menjadi pembicara seminar PTK di UNJ, dan kedua ya sekarang ini.

Tamu saya yang kedua adalah DR. Datuk, yang merupakan dosen di Untirta. Beliau, sabtu besok akan menjadi pembicara PTK dalam seminar nasional di Jambi. Beliau menyempatkan diri mampir di labschool, dimana tempat saya mengabdi. Bertukar ilmu dan pengalaman tentang ilmu PTK. Senang rasanya bertemu dengan bapak dosen yang cerdas dan ramah ini. Saya diberinya tafsir al-qur’an dan rahasia angka-angka karya DR. Abu Zahra. Bacaan baru yang sangat menyenangkan hati saya, sekaligus menimba ilmu Allah yang kaya. Terima kasih Pak Datuk!

Setelah Dr. Datuk pergi, datanglah dokter muda yang suka ngeblog di kompasiana. Sebelumnya kami telah janjian via sms. Namanya mbak Anindita. Ketika beliau datang ke ruang kerja saya, langsung saya perkenalkan beliau dengan ibu Sri, dan terjadilah diskusi dan ngobrol-ngobrol yang berujung tentang blog kompasiana. Terjadilah diskusi antara guru, dosen, dan dokter tentang enaknya ngeblog.

Dalam obrolan itu saya lebih banyak bercerita tentang pengalaman menulis di kompasiana. Menjawab semua pertanyaan bu dokter dan bu dosen. Berbagi ilmu apa yang saya tahu, dan apa yang saya kerjakan. Rupanya kami sama-sama merasakan manfaat dari ngeblog di kompasiana. Bu dosen yang belum daftar di kompasiana, nampaknya tertarik dan mencatat alamat blog kompasiana. Semoga bisa segera registrasi ya bu!. Jangan hilangkan kesempatan ngeblog di kompasiana. Apalagi dengan wajahnya yang baru.

Omjay dan anindita (Ketika guru dan Dokter bertemu)
Omjay dan anindita (Ketika guru dan Dokter bertemu)

Tanpa terasa waktu maghribpun tiba. Adzan magrib berkumandang dan terdengar jelas di telinga kami. Tiba saatnya untuk sholat magrib dan pulang ke rumah. Tamu-tamu saya pun mohon pamit untuk pulang. Mbak anindita dan Ibu Sri memohon pamit untuk pulang. Senang rasanya bisa berjumpa dengan mereka, sayang waktunya sangat singkat.

Inilah pertemuan perdana kami. antara guru, dosen, dan dokter. Sebelum pulang, mbak anindita meminta tolong ibu sri untuk bisa foto bersama saya. Inilah hasil jepretan ibu sri, dosen yang belum lancar memegang kamera, hehehhe.(Kok fotonya kayak angka nol dan angka satu ya?)

Salam blogger persahabatan

Omjay

Iklan

2 thoughts on “Guru, Dosen, dan Dokter

  1. Salam kenal OmJay…saya guru di pelosok Sulawesi Barat dan saat ini terus mencermati blog-blog OmJay. Benar-benar kreatif Pak Guru ini. Saya lagi belajar bikin Blog karena benar-benar mabuk kepayang dengan tulisan-tulisan inspiratif Omjay. Thanks berat. Kiranya Omjay sudi berkunjung ke http://hilmanpaturusy.blogspot.com, untuk memberikan masukan atau sekadar komentar. Saya akan senang sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s