Omjaylabs’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Selamat Tinggal SBY, dan Selamat Datang JK

Anak saya yang paling kecil bernyanyi gembira. Lagu yang dinyanyikan adalah lagu iklan kampanye pak JK. Di sini JK, di sana JK. Anak saya senang banget dengan nyanyian itu sampai-sampai anak saya lupa sama lagu indo mie, SBY presidenku. Ini bukan karangan saya, atau saya mengada-ngada tetapi ini nyata dari apa yang saya lihat dan apa yang saya dengar sendiri. Rupanya pak JK sedang naik daun, Elektabilitasnya semakin naik, sampai-sampai anak saya Berlian, yang baru berusia 6 tahun senang sekali dengan iklan lagunya pak JK yang lebih mengena di kalangan rakyat banyak.

Entah mengapa setelah bapak Andi Malaranggeng mengatakan di dalam kampanyenya bahwa orang Bugis belum saatnya menjadi presiden, membuat orang banyak menjadi tidak simpatik. Sebagai orang yang dilahirkan di Jakarta dan berdarah Sunda (karena orang tua dari Bandung), saya sendiri merasakan sesuatu yang tidak enak tetdengar d telinga. Pak AM seolah-olah merendahkan suku Bugis atau orang Makasar. Bagi saya yang bukan orang Makasar, tentu saya sangat menyayangkan pernyataan beliau. Akhirnya, jangan salahkan bila suara pak SBY kini mulai lari ke pak JK. Itu dikarenakan tim sukses pak SBY yang salah dalam membuat pernyataan. Ingatlah, rakyat sekarang sudah cerdas dalam memilih!

Dulu saya adalah pendukung pak SBY, namun karena saya melihat orang-orang yang berada di seputar pak SBY saat ini kurang begitu oke, maka saya menjadi kurang bersimpatik. Contohnya seperti kasus pak AM ini. Bagi saya pak SBY adalah figur yang sangat disegani. Baik hati, santun dalam berbicara, dan banyak memberikan contoh kepada kita untuk senantiasa berlaku sabar. Tidak cepat emosional dan menuduh orang lain. Tetapi mendengar kampanye pak SBY kemarin di istora Senayan Jakarta, membuat saya semakin mantap untuk memilih pak JK menjadi presiden.

Selamat tinggal pak SBY, dan selamat datang pak JK. Dari lubuk hati yang terdalam saya telah menemukan sosok pemimpin yang sesungguhnya. Untuk menuliskan ini saya tidak dibayar, tetapi dari pertarungan batin setelah melihat penderitaan rakyat yang begitu besar di kepemimpinan pak SBY.

Banyak hal yang telah dibuat oleh seorang Jusuf Kalla, sehingga saya sangat menyayangkan bila pak SBY memilih pasangan lainnya. Menurut saya, beliau kurang berterima kasih dengan pak JK. Beliau lupa bahwa beliau bisa seperti ini karena hasil kerjasama dengan pak JK.

Dari hasil perenungan yang mendalam dan setelah menyaksikan debat capres di televisi, mendengar, dan membaca dari berbagai sumber yang bisa dipertanggungjawabkan, dan bukan kampanye hitam, ternyata pak JK jauh lebih baik daripada pak SBY. Bagaimana dengan anda?

Salam Blogger Kompasiana

Omjay

https://omjaylabs.wordpress.com

Iklan

Juli 5, 2009 - Posted by | Uncategorized | ,

1 Komentar »

  1. Lebih Cepa’ Lebih Bae’….
    Syukurlah, and sudah dibukakan hati oleh YME.
    Tidak hanya ekonomi rakyat yang menjadi pemikiran beliau, sejak dahulu beliau aktif pada kegiatan keagamaan, pendidikan dan sosial.

    Lihat:
    http://public.kompasiana.com/2009/07/04/surat-terbuka-untuk-sby-oleh-pendeta-damanik/

    Komentar oleh Harris46 | Juli 7, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: