Pindah Tempat Blog

Buat teman-teman yang membaca tulisan saya di blog ini, saya sudah pindah ke blog berbayar.
Kunjungi http://wijayalabs.com

salam
Omjay

Iklan

Selamat Datang di Blog Baru Omjay

Omjay dan Pak Onno
Omjay dan Pak Onno

Omjay mengucapkan selamat datang di rumah maya Omjay yang baru. Karena masih baru, omjay butuh waktu untuk beres-beres. Jadi mohon maaf kalau rumah omjay masih sederhana. Soalnya belum beli perabotannya, dan terima kasih kamu telah mengunjungi blog ini.

Salam Blogger WordPress

Omjay

Membangun Ekosistem Sekolah Berbasis TIK

Membangun ekosistem sekolah berbasis tik, dan Peran Guru Blogger di era Revolusi Industri 4.0.
 
1456807177690
Selama seminggu ini teman teman guru disibukkan oleh pengisian e raport. Semua nilai harus diupload ke internet. Ada yang sudah mampu mengerjakannya dengan baik dan ada yang belum. Semua guru dipaksa untuk melakukannya.
 
Bagi guru yang belum terbiasa input nilai siswa dengan komputer, biasanya akan menjadi beban. Namun bagi guru yang terbiasa melakukannya akan menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan.
 
Pekerjaan memasukkan nilai siswa ke raport online atau e raport sebenarnya bukan pekerjaan sulit asal tahu caranya. Semua guru harus teliti dan cermat dalam memasukkan nilainya. Koreksi kembali setelah upload nilai. Sebagus apapun teknologi, kendali tetap berada di tangan guru itu sendiri.
 
Teknologi informasi dan komunikasi yg disingkat tik adalah teknologi yang sengaja dibuat untuk memudahkan pekerjaan manusia dlm kegiatannya sehari hari. Informasi dapat dengan cepat tersebar dan manusia saling berkomunikasi dengan mudah walaupun jarak mereka berjauhan.
 
Dulu dilakukan lewat manual sekarang serba digital. Begitu juga buku -uku pelajaran. Sudah banyak berbentuk digital untuk mengurangi biaya percetakan buku yang lumayan besar. Pesona edu sudah melakukan inovasi dengan membuat buku digital yang dinamis dan interaktif.
 
Sayangnya belum banyak sekolah yang melakukan ini. Buku buku masih dalam bentuk cetak. Ulangan dan ujian masih memakai kertas. Biaya fotocopy cukup mahal. Padahal kalau dihitung bisa untuk membeli komputer server. Pembelajaran elearning sudah bisa dilakukan melalui internet dan intranet. Jaringan komputer saling terhubung baik online maupun offline. Jadi jaringan intanet di sekolah bias diberdayakan tanpa harus koneksi ke internet.
 
Ujian nasional berbasis komputer adalah salah satu cara mengurangi biaya  operasional menggunakan kertas. Semua soal tidak lagi dicetak tapi sudah berbentuk online di komputer. Siswa mengerjakannya secara online. Bisa di rumah dan sekolah. Kapan saja dan dimana saja siswa bisa mengerjakannya asalkan terkoneksi dengan internet.
 
TIK ada untuk memudahkan pekerjaan manusia. TIK hadir bukan untuk menyusahkan guru. TIK hadir bukan hanya sekedar alat bantu tapi juga ilmu yang terus berkembang. Suka atau tidak suka kita dipaksa untuk mampu menguasainya. Walaupun masih sebatas operator saja, sudah banyak manfaatnya terasa.
 
Sekolah sebagai tempat bertemunya guru dan siswa harus mampu membangun budaya sekolah berbasis TIK. Manajemen sekolah sudah harus berbasis TIK, baik untuk kegiatan akademik maupun kesiswaan. Mulai dari penerimaan siswa baru sampai siswa tersebut lulus dari sekolah tersebut.
 
Semua data siswa tersimpan dengan baik. Setiap siswa akan mendapatkan nomor induk siswa nasional atau NISN. Guru memiliki NUPTK. Nomor UNIK PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.
 
Semua guru yang ingin mendapatkan tunjangan profesi guru atau TPG harus memiliki NUPTK. Dengan cara inilah kemdikbud membagikan dana sertifikasi guru ke seluruh Indonesia. Tak ada yang dapat double karena semua sudah tercatat di dapodik. Data pokok pendidik. Kekuatan dan kelemahan sekolah dapat terbaca di dapodik. Sistem zonasi memudahkan kemdikbud menangani sekolah yang belum mampu berkompetisi di era revolusi industry 4.0.
 
Sekolah yang tidak berbasis tik akan tertinggal. Biasanya akan sulit mendapatkan nilai akreditasi A. Sebab apa yang dilakukannya belum berbasis TIK. Kegiatan sekolahnya masih manual dan belum serba digital. Laporan keuangan dan kegiatan sekolah belum dilaporkan secara digital sehingga banyak berkas yang belum terdokumentasikan dengan baik. Hal ini tentu saja membuat peserta didik akan sulit mendapatkan inovasi baru di bidang TIK.
 
Oleh karena itu sudah saatnya pimpinan sekolah membangun dan mengembangkan ekosistem sekolah berbasis TIK. Mulailah dari guru dan kemudian tularkan kepada siswa. Orang tua pasti senang bila semua informasi tentang sekolah baik akademik maupun non akademik dapat terbaca di website sekolah yang terus diupdate.
 
Ujian dan ulangan siswa sudah dilakukan secara online untuk memudahkan siswa dan guru mendapatkan nilai yang cepat. Orang tua siswa juga senang karena mendapatkan informasi nilai anaknya dengan cepat. Terjadi interaksi yang baik antara guru, siswa dan orang tua siswa secara online.
 
Ekosistem sekolah berbasis TIK memang harus terus dikembangkan di sekolah sekolah kita. Tidak harus dengan sarana dan prasarana yang mahal. Mulailah dengan apa yang ada. Dulu kami hanya punya 8 computer dan akses internetnya dibiayai perusahaan minyak schlumberger. Sekarang SMP Labschool Jakarta telah memiliki computer lebih dari 80 computer dan belum termasuk computer jinjing yang digunakan oleh guru.
 
Seharusnya, mulai siswa mendaftar dan diterima di sekolah tersebut sudah terdata dengan baik secara online dan siswa mendapatkan NISN. hal ini sangat dibutuhkan siswa bila ingin belajar di rumah belajar pustekkom kemdikbud.
 
Ketika belajar dan mendapatkan materi pelajaran dari guru, siswa mendapatkan materinya tidak hanya di dalam kelas tapi juga di luar kelas. Guru dapat mengupload materi pelajarannya ke internet melalui blog guru. Siswa dapat mengaksesnya di rumah masing masing secara online.
 
Guru sebaiknya punya blog di internet. Bisa pakai blog gratis seperti wordpress dan blogspot. Bisa juga yang berbayar dengan hosting dan domain sendiri. Guru dapat membayarnya setahun sekali. Saya sendiri membayar domain blog wijayalabs.com sebesar 400 ribu setahun dan saya mendapatkan uang sebesar 500 ribu per artikel dari sponsor yang meminta saya menulis di wijayalabs.com.
 
Begitulah enaknya jadi blogger. Ada pemasukan tambahan dari blog buat guru yang serius mengelola blognya dengan baik. sayangnya belum banyak guru yang tahu. Informasi akan hal ini akan saya sampaikan dalam acara konferensi nasional guru blogger PGRI yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2018 di gedung Guru Indonesia Jakarta pusat. Ikatan guru TIK PGRI menjadi panitianya.
 
Saran saya ajak semua guru di sekolah untuk menulis di blog. Guru dan siswa dapat berinteraksi di blog. Itulah salah satu cara saya mengembangkan ekosistem sekolah berbasis tik. Jadi mulailah dari blog guru. Mulailah belajar menulis di blog dan tugas siswa bisa dikirimkan melalui blog tanpa harus menggunakan kertas. Siswa juga mengerjakannya tak perlu pakai kertas ulangan yang biasa dijual di koperasi sekolah.
 
Sebenarnya, masih banyak cara untuk mengembangkan ekosistem sekolah berbasis TIK. Lain waktu akan saya tuliskan dengan detail. Berbagi ilmu dan pengalaman itu indah. Mulailah berbaginya melalui blog di internet.
 
Salam blogger persahabatan.
Omjay

Hasil Pertemuan PGRI dengan Presiden Jokowi

Menindaklanjuti pidato presiden dalam puncak peringatan HGN 2018 dan HUT ke 73 PGRI di Pakansari Bogor, pada hari Rabu 5 Desember 2018 Presiden mengundang 30 perwakilan PGRI dari PB, Provinsi, dan Kab. Kota.
Usulan utama PGRI adalah perlu dikeluarkan Permenpan tentang pengangkatan PPPK dari Guru dan tenaga kependidikan dari Honorer yang memperhitungkan masa pengabdian dimana PGRI berharap untuk dilibatkan dalam penyusunannya.
Presiden Jokowi setuju untuk melibatkan pengurus PGRI dalam penyusunan permenpan tersebut …selengkapnya  bisa dibaca di https://bit.ly/2BVHsuQ
Jika kami diberi waktu sebentar, Dalam hatiku berkecamuk, Kalimat apa yg disampaikan secara singkat & lugas tapi mewakili rasa keadilan honorer yg menyentuh hati Presiden, mengingat urusan Beliau buanyaak. Telaah kritis tdklah tepat @jokowi @KSPgoid
Kami berembug, telaah kritis perpasal kami bawa u/ dikaji mentri terkait. Kpd Presiden, kami menyiapkan surat khusus Permohonan Dibuatkan Permenpan ttg FORMASI Khusus P3 K bagi Guru dan Tenaga Kependidikan termasuk Taus,dll @jokowi @KSPgoid
Presiden menerima kami di Istana, menyatakan sbb: 1. thn 2019 prioritas kebijakan pd SDM. 2. Pemerintah ingin memperoleh masukan pengembangan SDM, 3. . Mohon masukan detail ttg masalah honorer @jokowi @setkabgoid @KSPgoid.
Presiden @jokowi menyampaikan bahwa prioritas pembangunan SDM menekankan bahwa kunci utamanya pada guru. Kualitas, ketersediaan guru, dan masalah2 guru mendapat perhatian pemerintah, untuk itu kami ingin mendengar dr PGRI .@KSPgoid @setkabgoid.

 

Kami menyadari keterbatasan waktu Presiden. Ketum PB PGRI menyampaikan di titik persoalan: (1) masukan ttg pembangunan SDM segera kami laporkan dlm bentuk tertulis yg kami siapkan bersama para ahli; (2) PP P3K masih terlalu umum, tdk berpihak pd honorer @jokowi.

Formasi khusus dimaksud a/ rekruitmen antar sesama honorer, lama pengabdian diakui, perjanjian kerja 1 X, sertifikasi honorer sekolah negeri u/TPG, NUPTK dimudahkan, honorer swasta boleh ikut, PGRI diilibatkan dlm penyusunan Kemenpan tsb @jokowi @KSPgoid

Untuk memastikan keberlanjutan, Kami mengusulkan pnetapan  pendapatan minimum guru sama dg UMR dananya harus disediakan  dr APBN dan APBD. Jangka panjang pemerintah brsm DPR mengawal revisi UU ASN yg lbh berkeadilan  a/l ttg usia mengikuti CPNS

Presiden nyatakan menerima masukan dr PGRI& akan dibahas dg kementrian terkait. Juga mengatakan akan melibatkan PGRI penuh dlm bahasan tersebut. Hadir Mensesneg, Sekab, Mendikbud dan Sesmen KemenpanRB krn pak Mentri sdg ikut G20 @jokowi @kemenpanrbgoid.

Acara berlangsung  50 menit, ditutup dg  penyampaian surat dan telaah kami, terus silaturahmi dg Mentri2 yg hadir, dan foto bersama . Meski tdk ada peringatan protokol, lihat Agenda Presiden begitu padat. kami tahu diri. Yg utama kami akan kawal 

Sumber twitter PB PGRI

Belajar TIK Bersama Omjay

Di SMP Labschool  Jakarta murid-murid di ajarkan beberapa mata pelajaran yang akademik maupun non akademik.SMP Labschool Jakarta sangat banyak meraih prestasi di bidang akademik dan non akademik.Salah satu bidang yang paling banyak meraih prestasi adalah di bidang TIK.

  murid-murid di SMP Labschool Jakarta sangat menyukai pelajaran BTIK karena fasilitas yang memadai dan tempat yang nyaman. Murid-murid di SMP Labschool Jakarta belajar BTIK di lab komputer.Di lab komputer sangat nyaman karena semua fasilitasnya tidak ada yang rusak dan fasilitasnya sangat banyak.Contoh fasilitas yang ada di lab komputer antara lain:komputer,wi-fi,AC,dll.Tapi salah satu kekurangannya adalah terkadang wi-fi nya suka lemot,namun omjay sering memberi waktu luang untuk para murid-murid.

Ngomong-ngomong gua belum ngenalin omjay ya.okeh jadi omjay itu yang ngajarin kita kalo ada pelajaran BTIK. om Jay itu baik banget. sebenernya nama asli om Jay itu Wijaya Kusumah tapi murid-muridnya lebih suka memanggilnya Om Jay karena lebih singkat dan lebih akrab. om Jay juga seorang blogger,om Jay mempunyai website namanya wijayalabs.com .Murid-murid juga menggunakan media website Om Jay untuk belajar BTIK. Om Jay lahir tahun 1968 di Jakarta. Jadi omjay tahun ini udah 50 tahun. Om Jay mempunyai 2 anak perempuan,anak om Jay yang pertama sekarang sedang berkuliah di Universitas negeri Jakarta atau lebih di kenal dengan nama  UNJ. anaknya sedang berkuliah S3. anak yang kedua sedang berkuliah di UNJ juga tapi sekarang sedang belajar S2.

  Om jay sudah meraih banyak gelar dan prestasi begitu juga dengan kedua anaknya. Coba kalian search nama om Jay tapi searchnya Wijaya Kusumah jangan om Jay ya. Di websitenya om Jay sudah banyak yang mengunjungi dari banyak negara.Kalian gak percaya ?.Dari indonesia yang baca sudah sekitar 790 ribu pembaca dari United States 200 ribu pembaca,dari Malaysia sekitar 9 ribu pembaca. negara-negara yang membaca ada Singapur, Israel, China, dll.

   maka dari itu saya sebagai seorang murid di SMP Labschool Jakarta bangga mempunyai guru yang sangat berbakat.

nama : Leandra Janeeta Syah Nala

no absen : 24

Kelas : 7D

https://www.kompasiana.com/leandra/5be0eca5aeebe1044a7e0033/belajar-tik-di-smp-labschool-jakarta

Belajar TIK di SMP Labschool Jakarta

Belajar TIK itu untuk mengetahui cara memanfaat dan menggunakan komputer. Tapi di Labschool Jakarta kita, sebagai murid – murid kami diajarkan cara menggunakan dan memanfaatkan komputer dengan baik, bukan hanya membuat cerita, membuat presentasi , dll saja tetapi kita juga diajarkan untuk menulis artikel yang sangat bermanfaat, membuat video, mengedit video, membuat blog dll.

Pengalaman saya belajar TIK di Labschool itu sangat berbeda dengan pengalaman saya belajar TIK di SD. Ada lumayan banyak tugas TIK yang lumayan rumit karena selama di SD saya tidak pernah diajarkan seperti itu, tetapi tugas yang rumit itu sangat bermanfaat.

Kini saya menjadi  mengerti cara memanfaat teknologi jaman sekarang dengan baik dan saya belajar banyak sekali hal yang baru yang berhubungan dengan TIK.

Selain pembelajaran yang sangat bermanfaat, layanan yang diberikan kepada murid – murid untuk belajar TIK di SMP Labschool Jakarta juga sangat bagus.

Di Lab Komputer SMP Labschool Jakarta terdapat banyak fasilitas, salah satunya adalah komputer yang bagus dan wi-fi. Semua fasilitas untuk pembelajaran TIK di lab komputer seperti komputer, wi-fi, dll terawat dengan baik dan pastinya mudah untuk digunakan. Selain layanan fasilitas, layanan guru juga sangat bagus, guru – guru di SMP Labschool Jakarta sangat ramah.

Sekarang akan diadakan lomba TIK dan Om Jay, guru TIK SMP Labschool Jakarta menjadi salah satu juri di lomba TIK tersebut. Banyak murid – murid  Labschool Jakarta yang mengikuti lomba TIK tersebut.

Om Jay mengajarkan murid – muridnya tentang lomba tersebut agar muridnya yang mengikuti maupun yang tidak mengikuti lomba TIK tersebut bisa mengerti dan bagi yang mengikuti lomba bisa memenangkan lomba tersebut.

Salah satu tugas yang diberikan Om Jay yang saya suka adalah mengupload video tentang “Labschool Rumah Keduaku” di YouTube.

Semua murid kelas tujuh di bagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota yang terdiri dari empat teman dan kami sebagai murid – murid bisa memilih teman yang ingin menjadi satu kelompok dengan syarat anggota kelompok tersebut harus berada pada kelas yang sama.

Di kelompok saya, saya ditugaskan untuk shoot video, dan dua teman saya membantu saya untuk shoot video dan teman saya yang satu lagi bertugas untuk mengedit video.

Video kelompok saya sudah di upload di YouTube. Ketika semua video dari masing – masing kelompok, termasuk kelompok kelas lain sudah di upload di YouTube, video yang kita upload di YouTube akan dilombakan antar kelas berdasarkan banyaknya views. Setiap kelas dipilih satu video yang memiliki views terbanyak.

Itulah cerita singkat saya dan pengalaman saya selama belajar TIK di Labschool Jakarta. Berkat guru TIK dan pembelajaran TIK di SMP Labschool Jakarta kini saya menjadi mengerti dan mengetahui banyak sekali hal baru yang berhubungan dengan pembelajaran TIK. Sekian terima kasih…

https://www.kompasiana.com/nabilalabs/5be0ec296ddcae6c3669cc44/belajar-tik-di-smp-labschool-jakarta

Belajar TIK SMP Labschool Jakarta

 

Mempelajari TIK adalah hal yang biasanya kita pelajari di masa sekolah karena menjadi dasar untuk bekerja kantoran nantinya, atau untuk pekerjaan yang memerlukan teknologi lainnya, selain itu TIK sekarang lebih bervariasi, sepertiku yang sedang menulis artikel untuk aku upload di kompasiana.com selain untuk melatih kemampuan menulis, kita juga dilatih untuk mengunggah artikel dengan mandiri dan baik.

Oh ya aku sampai lupa memperkenalkan diriku kepada semuanya, halo namaku Zahra nabilla, aku bersekolah di Smp Labschool Jakarta dan aku ada di kelas 7G, nah sekarang aku akan sharing nih tentang pengalamanku belajar TIK di Labschool Jakarta.

Pengalamanku yang akan aku ceritakan, menarik lhoo, pengalamanku dimulai saat aku baru saja memasuki pelajaran TIK, aku ditempatkan di komputer yang bersebelahan dengan yessa dan aqila, tugas-tugas yang diberikan kepada kami tugas yang cukup mudah karena kita mungkin sudah sering menggunakan email sekrang, oh ya email adalah salah satu aplikasi yang sangat sangat membantuku untuk berkomunikasi dengan Om Jay (guru TIK Smp Labschool Jakarta) serta meminta tugas-tugas yang harus kita selesaikan, selain lebih praktis dan mudahj, kita juga setidaknya terlati untuk menggunakan email, jadi nanti saat kita sudah bekerja, tidak akan berat. Nah melanjutkan tugas-tugasku sebagian besar ku kerjakan di emil, tetapinada banyak lagi aplikasi yang kupakai untuk mempelajari TIK, diantaranya word, powerpoint, dan lain-lainnya. Sejauh ini tugas yang paling menyenangkan adalah menulis artikel karena kita bisa menceritakan pengalaman kita ketika sedang mempelajari dan mengamati sesuatu, menyenangkan bukan.

Selain memang TIK seru, Alhamdulillah di Smp Labschool Jakarta ini fasilitasnya memadai, seperti computer yang banyak, tempat duduk yang nyaman, koneksi wifi serta LCD yang berada di hampir semua ruangan, dan masih banyak lagi fasilitasnya, jadi kita bisas memanfaatkan fasilitas yang banyak untuk mempelajari TIK dengan banyak cara, karena sebenarnya TIK memiliki banyak cara untuk dipelajari, intinya TIK sangatlah bermanfaat untuk generasi “kids zaman now” karena bisa mengedukasi kita dengan banyak pengetahuan teknologi, tik juga seru, bisa mengeksplore banyak hal, nah segitu dulu ya poengalamanku, kalau kamu?

https://www.kompasiana.com/zahranabilla/5bec1741aeebe148f8158052/belajar-tik-di-smp-labschool-jakarta

Rapat Kerja SMP Labschool Jakarta

raker

Sabtu, 24 November 2018, kami guru guru smp labschool Jakarta mengadakan kegiatan rapat kerja. Di dalam kegiatan rapat kerja, kami melakukan pengisian e-raport dan pembuatan soal penilaian akhir semester atau PAS. Kegiatan ini dilaksanakan di hotel lorin Sentul, bogor dari tanggal 24 sampai 25 November 2018.

Pak Asdi Wiharto, kepala sekolah smp labschool Jakarta membuka acara raker. Beliau berpesan agar semua guru melaksanakan tugasnya dengan baik. Labschool harus mampu memberikan pelayanan prima kepada orang tua dan siswa. Sebagai sekolah swasta, labschool harus mampu menjadi sekolah rujukan yang menjadi contoh untuk sekolah lainnya. Apalagi smp labschool Jakarta sudah dijadikan sekolah rujukan oleh direktorat pembinaan smp kemdikbud.

Rapat kerja smp labschool Jakarta juga menghasilkan soal-soal untuk ujian akhir semester yang saat ini bernama penilaian akhir semester dalam kurikulum 2013. Mohon doanya, siswa siswa smp labschool Jakarta mendapatkan nilai terbaik dan di atas nilai kkm 75. Aamiin.

 

Akhlak Baik Cermin Berkahnya Ilmu

Akhlaq Baik Cermin Berkahnya Ilmu

Terkadang, jika mengetahui orang yang sudah “ngaji” lalu akhlaknya terhadap orang lain itu tidak baik, kita mungkin akan mengatakan (meskipun hanya dalam hati): “iiih … Kok gitu sih. Udah ngaji kok kelakuannya kayak gitu.”

Sebaiknya yang kita lakukan adalah:
Pertama: Berlindung dari perbuatan demikian. Banyak berdoa kepada Allah Ta’ala agar diberi ketetapan hati dan akhlak yang baik. Diantaranya doa:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ

“Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan al-Hakim, dishahihkan al-Albani dalam Shahih at-Tirmidzi)

اللَّهُمَّ أَحْسَنْتَ خُلُقِيْ فَأَحْسِنْ خُلُقِيْ

“Ya Allah sebagaimana Engkau telah menciptakanku dengan baik maka perbaiki pula akhlakku.” (HR. Ahmad, dishahihkan al-Albani dalam al-Irwa’, 1/115)

Kedua: Menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh hanya mengharap wajah Allah Ta’ala.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبتَغَى بِهِ وَجْهُ اللهِ ، لَا يَتَعَلَّمُهُ إلَّا لِيُصِيْبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا ، لَمْ يَجِدْ عَرَفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِيْ رِيْحَهَا

“Barangsiapa menuntut ilmu yang seharusnya itu demi mengharapkan wajah Allah, tetapi ia tidak mengharapkan kecuali bagian dari dunia maka ia tidak akan mencium bau surga. (HR. Abu Daud 2664, Ibnu Majah 252, Ahmad 2/338, Ibnu Hibban 78, al-Hakim 1/85, dan yang lainnya, dishahihkan al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 6159)
Mengamalkan ilmu yang kita dapat dengan sebaik-baiknya sesuai kemampuan. Jika kita belajar ilmu tentang nama dan sifat Allah, kita akan lebih berhati-hati dalam berbuat. Termasuk bagaimana akhlak kita dalam bergaul karena salah satu tanda keberkahan ilmu itu tercermin dari akhlaknya.

Ketiga: Bergaul dengan orang-orang shalih karena seseorang tergantung dari agama temannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْمرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدَكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi, dishahihkan oleh al-Albani dalam Silsilah ash-Shahihah, no. 927)
Jika kita bergaul dengan teman yang shalih dan baik agamanya, semoga kita bisa baik pula.

Keempat: Melembutkan hati. Hati yang lembut bisa diusahakan dengan berdzikir kepada Allah Ta’ala, membaca dan mentadaburi Alquran, merenungi ciptaan-ciptaan-Nya, datang ke majelis ilmu, dan lain-lain. Karena dengan hati yang lembut membuat kita mudah menerima nasihat ketika khilaf dan lalai.

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita sebagai orang yang berakhlak mulia.
***
Penulis : Khusnul Rofiana
Muraji’: Ustadz Yulian Purnama

Artikel Muslimah.or.id