Selamat Datang di Blog Baru Omjay

Omjay dan Pak Onno
Omjay dan Pak Onno

Omjay mengucapkan selamat datang di rumah maya Omjay yang baru. Karena masih baru, omjay butuh waktu untuk beres-beres. Jadi mohon maaf kalau rumah omjay masih sederhana. Soalnya belum beli perabotannya, dan terima kasih kamu telah mengunjungi blog ini.

Salam Blogger WordPress

Omjay

Si Buntut Pendek

Si Bundek

Pagi ini semua kucing diberi makan pagi. Tidak ketinggalan juga si Bundek. Buntut pendek.

Saya tidak tahu siapa ayah dan ibunya. Si Bundek datang ke rumah kami minta makan. Istri langsung memberinya makan. Nampak sekali dia kelaparan.

Mungkin di luar sana masih banyak kucing yang kelaparan. Kalau saya jalan jalan pagi, suka bawa makanan kucing. Barangkali bertemu kucing yang sedang kelaparan.

Begitu juga dengan manusia yang baik hati. Dulu pimpinan sekolah saya selalu jalan kaki ke sekolah. Nanti supirnya yang membawa pakaiannya ke sekolah.

Selama dalam perjalanan ke sekolah, beliau beri makan kucing yang ditemuinya. Tak lupa juga memberi sedekah kepada para tukang sampah jalanan dan pemulung yang mengais rezeki di pagi hari.

Saya melihat pimpinan saya itu tak pernah sakit. Sebab rajin jalan kaki ke sekolah.

Kembali ke si Bundek. Buntut pendek. Kucing ini jinak sekali. Sekarang tubuhnya sudah mulai bersih dan diajari istri untuk tidak buang air besar sembarangan.

Kucing bisa kita ajari untuk tidak kencing dan berak di sembarang tempat. Alhamdulillah, si Bonbon kucing kesayangan kami tidak pernah buang air besar sembarangan. Sebab sudah diajari dari kecil.

Si Bundek sekarang sudah mulai membesar. Kucing paling kecil di keluarga kami. Dia datang menggantikan kesedihan. Setelah kami ditinggal pergi si Bobo, Bibi, Bebe, dan Bubu. Keempat anak kucing itu kini sudah bertemu anak-anak kucing lainnya di alam sana. Saya menitikkan air mata ketika menguburkkannya.

Si Bundek hadir menemani kami bersama kucing liar lainnya. Mereka datang ke rumah kami menemani si Bonbon yang makin gagah saja. Entah siapa saja yang sudah dikawininya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Pohon pepaya dan pohon palem

Pohon Pepaya dan Palem Merah

Dulu pohon pepaya tidak meninggi seperti sekarang ini. Sekarang sudah mulai menyusul pohon palem merah. Ada buah pepaya yang siap membesar. Sudah tak sabar diambil buahnya.

Menanam pohon palem dan buah pepaya susah susah gampang. Harga sebuah pohon palem merah kabarnya mahal. Sedang buah pepaya masih sangat murah harganya. Kemarin saja saya beli buah pepaya hanya tujuh ribu rupiah. Kalau buat beli pohon palem ya kagak bisa.

Apa filosofi dari kedua pohon ini? Saya coba cari di google.com.

Pohon pepaya dari daunnya banyak mengandung khasiat kesehatan. Buahnya juga mudah didapat. Buah yang sangat merakyat. Siapapun akan dengan mudah mendapatkan buah pepaya.

Saya mendapatkan foto pak mukminin dengan pohon buah pepaya. Tinggal menunggu matang dari pohon pasti manis rasanya. Merawat pohon pepaya sangat mudah. Begitu juga dengan menanam pohon pepaya. Biasanya saya tabur saja bijinya. Kalau tanahnya subur sudah langsung tumbuh.

Beda dengan pohon palem merah. Apalagi palem botol yang mahal harganya. Harganya bisa sampai jutaan. Sebab tergolong tanaman hias. Saya menanamnya di depan rumah dan di depan rumah Oma. Pohon palem itu tetap tumbuh. Sementara yang punya rumah sudah tiada.

Pohon pepaya dan pohon palem memang beda harganya. Tapi manfaatnya jauh lebih terasa untuk pohon pepaya. Mungkin anda bisa saja berbeda dengan saya. Oleh karena itu saya tunggu jawaban anda di blog saya ini saja.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Podcast Bareng Omjay

Mohon izin berbagi info

Dunia pendidikan Indonesia, baik dengan atau tanpa pandemi Covid19 memang telah waktunya banyak berbenah. Dan pandemi Covid19 rupanya memberikan banyak perubahan dalam wajah pendidikan negeri kita tercinta. Percepatan adaptasi teknologi yang begitu cepat dalam dunia pendidikan pun telah banyak memberikan dampak pada program-program dalam dunia pendidikan itu sendiri.

Dari berbagai upaya pemerintah untuk mendorong gerak maju dunia pendidikan di tanah air, salah satu yang cukup sering kita dengar diantaranya adalah tentang Program Guru Penggerak. Guru Penggerak sendiri menjadi sebuah istilah baru yang langsung populer setelah diumumkannya Pendidikan dan Pelatihan Guru Penggerak oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Banyak guru yang berusaha untuk mengikuti seleksi guru penggerak di berbagai daerah. Mereka berharap terpilih dan lolos seleksi guru penggerak. Para guru penggerak diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan-keterampilan baru di sekolah dan komunitasnya.

Selengkapnya, kita obrolin tentang Guru Penggerak ini bersama salah satu guru penggerak yang telah banyak malang melintang di dunia pendidikan tanah air. Beliau adalah Bapak Wijaya Kusumah atau yang akrab kita sapa dengan Om Jay. Dalam podcast kita kali ini beliau akan bercerita banyak tentang dunia pendidikan dan bagaimana guru-guru di tanah air yang tak kenal lelah terus berusaha memajukan pendidikan generasi muda bangsa ini.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Belajar bicara yang efektif di dunia digital

šŸ“” Live Streaming on Youtube

Semalam kami mengundang bapak Doktor Indra Charismiadji. Beliau salah satu pakar pendidikan yang tidak diragukan kepakarannya.

Beliau membagikan pengalaman dan pengetahuannya dalam perjalanan dari Padang panjang menuju kota Padang Sumatera Barat.

Sudah saatnya kita meninggalkan cara-cara lama dalam mengajar. Pembelajaran berbasis proyek adalah salah satu contoh solusinya.

Guru tidak lagi one man show. Metode ceramah bagus, tapi beri panggung kepada siswa agar mereka dapat menghasilkan karya.

Pembelajaran yang dulu dikasih tahu kini mencari tahu. Guru tidak lagi menjadi satu satunya sumber ilmu pengetahuan. Guru harus mampu menjadi fasilitator dan motivator bagi peserta didiknya.

Menarik sekali apa yang disampikan pak Indra Charismiadji dalam pertemuan pertama ini. Kami rutin mengadakan acara ini setiap hari Selasa dan Kamis mulai pukul 19.30 sampai 21.00 wib melalui aplikasi zoom.

Anda bisa menonton siaran ulangnya. Dari link YouTube yang saya bagikan di atas.

Salam sehat bapak ibu semuanya. Semoga apa yang disampaikan bapak Indra Charismiadji bermanfaat buat kita semua, Aamiin.

Jangan lupa kasih like ya!

Kisah balai panca dasa

Balai warga Panca Dasa RT 005 RW 10
Kompleks TNI AL Jatibening Indah

Pagi ini saya jalan kaki sekitar kompleks TNI AL Jatibening Indah Pondok Gede Bekasi. Saya berjalan yang dekat-dekat saja di sekitar rumah kami. Sekedar meluruskan kaki yang terbiasa duduk setiap hari. Dengan jalan kaki, tubuh merasa segar kembali.

Saya mampir sejenak ke balai warga RT 05 RW 10. Gedung ini dibangun dan diresmikan oleh pak RT kami yang baik hati. Namanya pak Suraji. Beliau pensiunan polisi. Sekarang beliau telah pergi meninggalkan kami. Meninggalkan duka buat warga kami. Selama menjadi ketua RT 005 beliau sangat kreatif sekali. Ada saja program yang dibuatnya dan menarik hati.

Saya masih ingat ketika beliau masih hidup. Kami semua warga diajaknya untuk bekerja bakti. Kemudian patungan untuk membangun gedung warga yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan. Ada posyandu, arisan ibu-ibu, pertemuan warga dan segudang kegiatan warga lainnya. Balai warga Panca Dasa selalu ramai pengunjungnya.

Pemberian vaksin untuk warga juga dilaksanakan di balai warga ini. Ada lantai 2 untuk menyimpan peralatan RT. Antara lain tangga dan tenda. Ada tempat penampungan air dan pompa di lantai 2. Saya naik ke atas untuk melihat secara langsung kondisinya. Sayang belum tertata dengan baik. Mungkin kesibukan warga dalam membuat dan menjaga peralatan yang dimiliki belum maksimal. Hal itu nampak belum terawatnya berbagai peralatan dengan baik.

Di belakang balai warga ada rumah mau dijual. Rumahnya sudah penuh dengan tanaman liar. Kalau saya punya uang banyak, sudah saya beli untuk membangun gedung serbaguna. Warga bisa menggunakan gedung tersebut untuk berbagai keperluan. Seperti menikahkan anak, menyunat anak, dan berbagai acara keluarga lainnya.

Di dekat balai RT 05 ada pohon cabe tumbuh subur. Saya sering memetiknya. Untuk saya kunyah bersama tahu dan tempe goreng. Lidah saya langsung bergoyang kepedesan. Sebuah kenikmatan yang tiada terbayang.

Mohon doanya balai panca Dasa RT 05 RW 10 kompleks TNI AL Jatibening Indah Pondok Gede Bekasi terus terjaga dan terawat dengan baik. Tidak mudah membangun gedung tersebut. Tapi merawat dan menjaganya jauh lebih susah. Semoga pengurus RT berikutnya bisa mengelolanya dengan baik. Semua warga ikut aktif menjaganya.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Hotel Horison Pasuruan

Hotel Horison Pasuruan yang Berkesan

Pagi ini saya jalan-jalan di depan hotel Horison Pasuruan. Tadinya saya mau sarapan. Tadi belum dibuka oleh petugas restoran. Katanya pukul 06.00 Wib pagi baru bisa sarapan. Sayapun memustuskan untuk jalan-jalan.

Di depan hotel horison Pasuruan saya potret sana potret sini. Mencoba mencari pemandangan indah di pagi hari. Kemudian mencari warung kopi. Sekedar mengisi perut ini dengan susu jahe yang hangat sekali.

Hotel Horison Pasuruan memang sangat berkesan. Harga sewanya tidak terlalu mahal bagi orang kebanyakan. Tinggal klik aplikasi Traveloka, maka kamarpun dengan mudah kita pesan.

Kami datang ke hotel ini menjelang sholat Isya. Mas Dodi sudah memesan kamar lewat Traveloka. Saya mendapat kamar di lantai 3. Di kamar inilah saya mulai menulis dan berkarya.

Kamar 311 bersih dan rapih sekali. Tak ada kotoran di sana sini. Saya menjadi betah sekali. Kolam renang di depan kamar terlihat jelas di depan mata ini.

Selama 3 hari berada dan menginap di hotel ini saya menemukan kedamaian hati. Bekerja dengan tenang dan mengerjakan beberapa laporan yang harus diselesaikan hari ini. Terutama laporan disertasi yang sudah disetujui. Semoga bisa disetujui di ujian kelayakan nanti.

Di warung kopi saya makan roti. Rasa rotinya enak sekali. Roti moka dengan rasa durian dipadu dengan kopi jahe membuat saya berseri-seri di pagi hari.

Di depan hotel horison Pasuruan saya melihat gelita kehidupan. Ibu warung kopi membuat pisang goreng kesukaan. Saya makan 1 untuk menghilangkan kelaparan.

Pukul 06.00 sudah lewat 4 menit. Itu artinya restoran hotel horison Pasuruan sudah dibuka. Saya cukupkan cerita saya. Semoga anda menyukainya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Berkunjung ke jerman

Jerman

Pagi ini saya ke Jerman. Jalan jendral Sudirman. Tempat banyak orang menjemput rezekinya di kota Bandung.

Di jalan ini banyak orang mulai menjajakan dagangannya. Dari pukul 02.00 dinihari sudah mulai menata dagangannya dan menunggu pembeli tiba. Habis sholat subuh mulai banyak yang menjajakan makanan dan minuman. Pembeli yang baik hati mulai datang mencari barang yang dibutuhkan. Penjual dan pembeli bertransaksi di pagi hari.

Di Jerman interaksi berjalan lancar. Kondisi Jalan aman dan damai. Jadi ingat sinetro preman pensiun. Ada petugas preman yang meminta uang keamanan kepada para pedagang.

Begitulah suasana ramai di Jerman. Jalan jenderal Sudirman terkenal dengan makanan kulinernya. Banyak orang termasuk saya suka makan di Cibadak. Tempat itu jadi tempat kuliner yang paling ramai di Jerman.

Pagi ini saya mengunjungi teh ucu dan kang Asep. Mereka sudah mulai keluar dari rumah pukul 02.00 pagi . Menjemput rezeki dengan berjualan kaki lima di jalan jenderal Sudirman.

Alhamdulillah rezeki setiap manusia tidak ada yang tertukar. Di masa pandemi saat ini, mereka bangkit dari kesulitan hidup. Mereka dengan setia menunggu pembeli yang datang.

Jerman. Jalan Sudirman. Membuat saya terkesan dengan hiruk pikuk kehidupan. Itulah potret kehidupan yang terus ada sepanjang zaman.

Tukang becak mengantar penumpang dengan senyuman. Tukang angkot menunggu penumpang dengan kesabaran. Tukang kebersihan mulai mengumpulkan sampah sampah yang berserakan. Tukang gorengan mulai menjajakan makanan. Tukang bubur siap menghidangkan buburnya yang melezatkan. Tukang ngamen mulai menghibur di sepanjang jalan. Itulah potret kehidupan di kota kembang Bandung nan rupawan.

Jerman. Bukan sebuah negara di Eropa. Dia hanya jalan panjang yang ada di kota Bandung. Jalan ini banyak memberikan kisah kasih anak manusia. Saya menyebutnya sepanjang jalan kenangan.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Pulang

Pulang

Saatnya kita pulang. Kembali ke rumah di kota Bekasi. Dari rumah ke rumah. Dari rumah di kota ke rumah di kampung. Istirahat sejenak dari pikiran yang mulai linglung.

Selamat tinggal kampung Bojong Wanaraja Garut. Dahiku mulai mengkerut. Ketika menikmati jeruk purut. Mag aku sampai akut. Itulah yang membuatku takut.

Berlibur ayolah berlibur. Kendurkan syaraf di otakmu. Mulailah melihat indahnya alam desaku. Udara yang sejuk. Air yang jernih dari pegunungan. Tak perlu pasang AC di rumah. Tak perlu minum air dingin dari kulkas. Alam telah memanjakan kita. Wahai kawan, teruslah bersyukur karenanya.

Saatnya pulang meninggalkan keindahan. Seperti manusia yang akan hilang dalam kehidupan. Akan ada hidup sesudah mati. Ayo kita persiapkan diri. Surga didapat itu pasti. Bagi mereka yang selalu jalankan perintah ilahi Robbi. Di depan halaman tuan menanti. Menunggu orang yang baik hati.

Pulang. Saatnya kita pulang. Membenahi pekerjaan yang belum selesai. Satu demi satu harus diselesaikan. Imbalan uang akan didapatkan. Istripun senang karena uang buat belanja sehari hari telah datang.

Rezeki harus dijemput kawan. Peluang usaha harus terus dikembangkan. Cari inspirasi dan inovasi yang tiada henti. Mulailah bangkit dari pandemi.

Pulang. Saatnya kita pulang dengan inspirasi yang segudang. Ingin segera saya tuliskan di blog yang panjang. Semoga dibaca oleh banyak orang.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Cara Ampuh Memaksimalkan Potensi Diri di Media Digital

Kawan kawan yang baik hatinya, setiap orang punya potensi dan keunikannya masing masing. sekarang saatnya bangkit dari pandemi dan mulai bangun untuk memaksimalkan potensi diri di dunia digital.

Banyak jalan menuju Roma. Begitu juga kita sebagai manusia biasa. Kalau mau belajar dan berguru pada pakarnya, pastilah akan bisa. Potensi unik kita akan berkembang pesat seiring dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan.

Yuk kita tonton pemaparan omjay di kegiatan belajar bicara PGRI. Cara ampuh memaksimalkan potensi di dunia digital.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com